Seorang pemuda di Tiongkok datang kepada seorang ahli batu permata, dia ingin sekali belajar tentang bstu permata. Kemudian si ahli permata yang juga memiliki toko permata mempersilahkan pemuda itu duduk di sudut ruangan sambil disuruh menggenggam batu ruby.
Setiap hari pemuda itu hanya disuruh duduk di sudut ruangan sambil menggenggam batu ruby tersebut. Setelah 2 minggu, pemuda itu merasa sangat bosan dan bertanya pada si pemilik toko, Mengapa saya hanya disuruh duduk sambil memegang batu ruby selama 2 minggu? Si pemilik toko tidak menjawab apapun, ia berjalan ke dalam lalu keluar sambil membawa sebuah batu ruby dan diberikannya pada pemuda itu.
Pemuda itu langsung berkata, Ini bukan batu ruby...
Si pemilik toko tersenyum & berkata, Sekarang kamu sudah dapat membedakan mana batu ruby asli & mana yang bukan
Pemuda itu kaget terperangah & baru menyadari bahwa selama 2 minggu ini dia bersama ruby yang asli & sekarang dia bisa mengenali yang mana yang asli & mana yang palsu.
Note:
Cara kita mengenal Tuhan juga sama, yaitu dengan terus bersekutu dengan Dia, bersahabat dengan Dia & terus menerus membaca, mendengar & merenungkan FirmanNya.
Dan selanjutnya kita juga akan turut mengambil bagian dari cawan penderitaan yang sama, agar bisa mendekat, menyatu & menjadi serupa dengan Dia.
Jika kita tidak punya waktu denganNya, bagaimana kita bisa mengenali & membedakan Dia yang memang satu-satunya Tuhan yang hidup, yang tidak pernah meninggalkan kita?
Tuhan kita adalah Kristus yang telah bangkit & mengalahkan maut, namun jika kita tidak mengalami persekutuan dan bersahabat dengan penderitaanNya, bagaimana kita bisa serupa denganNya?
Jika kita hanya ingin menjadi murid yang biasa-biasa saja, bagaimana kita dapat mengenali Dia?
Mengenal Tuhan dan mengenal penderitaan & merasakan Hadirat & KuasaNya, serta menjadi serupa denganNya hanya dapat kita peroleh, jika kita selalu bersama, bersahabat & bersekutu denganNya setiap saat
Setiap hari pemuda itu hanya disuruh duduk di sudut ruangan sambil menggenggam batu ruby tersebut. Setelah 2 minggu, pemuda itu merasa sangat bosan dan bertanya pada si pemilik toko, Mengapa saya hanya disuruh duduk sambil memegang batu ruby selama 2 minggu? Si pemilik toko tidak menjawab apapun, ia berjalan ke dalam lalu keluar sambil membawa sebuah batu ruby dan diberikannya pada pemuda itu.
Pemuda itu langsung berkata, Ini bukan batu ruby...
Si pemilik toko tersenyum & berkata, Sekarang kamu sudah dapat membedakan mana batu ruby asli & mana yang bukan
Pemuda itu kaget terperangah & baru menyadari bahwa selama 2 minggu ini dia bersama ruby yang asli & sekarang dia bisa mengenali yang mana yang asli & mana yang palsu.
Note:
Cara kita mengenal Tuhan juga sama, yaitu dengan terus bersekutu dengan Dia, bersahabat dengan Dia & terus menerus membaca, mendengar & merenungkan FirmanNya.
Dan selanjutnya kita juga akan turut mengambil bagian dari cawan penderitaan yang sama, agar bisa mendekat, menyatu & menjadi serupa dengan Dia.
Jika kita tidak punya waktu denganNya, bagaimana kita bisa mengenali & membedakan Dia yang memang satu-satunya Tuhan yang hidup, yang tidak pernah meninggalkan kita?
Tuhan kita adalah Kristus yang telah bangkit & mengalahkan maut, namun jika kita tidak mengalami persekutuan dan bersahabat dengan penderitaanNya, bagaimana kita bisa serupa denganNya?
Jika kita hanya ingin menjadi murid yang biasa-biasa saja, bagaimana kita dapat mengenali Dia?
Mengenal Tuhan dan mengenal penderitaan & merasakan Hadirat & KuasaNya, serta menjadi serupa denganNya hanya dapat kita peroleh, jika kita selalu bersama, bersahabat & bersekutu denganNya setiap saat
Thanks For Sharing JSTC 'Cara Kita Mengenal Tuhan'
Tags:
Story
