Suatu ketika, ada anak kecil pergi ke toko bersama ibunya. Pemilik toko menawarkannya permen, Adik cantik, ambillah permen ini, seraya menyodorkan toples permen, tetapi anak kecil itu diam saja.
Kemudian dia mencoba menawarkan lagi dan ibu anak tersebut јuga berkata:
Ambil saja permennya, anakku. Lagi2 anak kecil itu diam, tidak mau mengambil.
Pemilik toko melihat anak kecil itu diam saja,
Akhirnya dia sendiri yang mengambilkan permen tersebut dan memberikannya kepada anak itu. Anak kecil itu dengan gembira membuka kedua telapak tangannya untuk menerima permen tersebut.
Dalam perjalanan pulang ke rumah, ibunya bertanya:
Mengapa tadi ketika penjaga toko menawarkan permennya, kamu tidak mengambil?
Ma, tanganku kecil, jika aku yg mengambil, yang kudapat hanya sedikit. Tetapi lihat sekarang, yang aku dapat banyak sekali.
Note:
Bila kita yang mengambil (berjuang dengan kemampuan sendiri, kodrat manusia) kita bisa mendapatkannya menurut ukuran kita (terbatas) tetapi ketika TUHAN yang memberi, DIA memberikan jauh melebihi dugaan kita, karena berkat dari Tuhan adalah jauh lebih besar dari apa yang dapat kita pikirkan dan doakan.
Thanks for sharing Nathania
Tags:
Story
